Karena adik ipar saya bertugas sebagai Psikolog yang melayani para tahanan di berbagai penjara milik Negara bagian California, maka di tahun 2005 saya berkesempatan duduk santai di pekarangan penjara San Quentin yang berada di sisi teluk San Fransisco.

Saya tidak habis pikir kenapa bangunan penjara itu berada di lokasi yang pemandangannya begitu indah? dan berada di kawasan yang harga tanahnya sangat mahal? banyak bebek hitam cantik yang berenang di teluk tersebut.

Saya berkata kepada adik ipar saya, jika keadaan seperti ini tetap ada di Surabaya maka itu adalah mujizat karena banyak hati “rakus” ingin menguasai tanahnya, baik dengan cara halal maupun haram, dan di kota Sacramento saya pun kembali tertegun melihat bangunan menjulang di tengah kota ternyata adalah Rumah Tahanan, maka kembali saya bergumam, bahwa di Surabaya akan habis di babat dan dijual kepada pihak swasta…

Yaa.. di Surabaya, gedung sekolah pun harus minggir karena haram untuk menempati tempat strategis, tempat yang mudah dijangkau. Kata mereka bukankah pendidikan itu tidak perlu di tempat strategis?

Mereka tidak peduli masyarakat akan kesulitan untuk menjangkau sekolah. Memang lain ladang lain belalang, tapi yang paling masalah adalah moral peladangnya!