Jika dewan langsung bertobat setelah mendengar lagu “Gosip Jalanan” dari Slank, maka mereka pun tidak akan ada yang merasa dipermalukan karena ditangkapnya seorang anggota komisi IV DPR RI dalam kasus suap akibat jasa mereka (dewan/komisi) yang sudah merubah status sebuah hutan lindung menjadi kawasan industri.

Tapi karena merasa terganggunya “borok-borok” dewan yang sudah tersimpan dengan rapi dan aman di masing-masing hati sanubari mereka itu, maka mereka berencana menuntut Slank ke pengadilan dengan tuduhan Pencemaran Nama Baik, karena sampai detik ini mereka memang harus terus “bersikap” sebagai orang yang baik-baik, minimal sampai boroknya belum terungkap.

Keberhasilan pemindahan fungsi itu jelas bukan kerja Al Amin seorang diri tapi pekerjaan sebuah kelompok/tim, maka apakah anggota lainnya itu juga terkena virus uang suap itu?

Apakah hanya Al Amin seorang diri yang dikorbankan?

Apakah betul kata Slank mereka itu mafia?

Sungguh naas nasib bangsa ini yang selalu dibohongi, dimanfaatkan oleh para pimpinannya demi keuntungan pribadi dan kelompoknya.

Sungguh percuma memberi mereka gaji dan fasilitas yang tinggi tapi moralnya tetap serakah, kapan bangsa ini bisa benar-benar amin?