Sudah sering kita mendengar ungkapan “ I Hate Monday ” karena di hari senin itu kita mulai melaksanakan pekerjaan rutin kita, dan pada bidang-bidang tertentu pekerjaan di hari senin jauh lebih banyak / lebih berat jika dibandingkan dengan pekerjaan di hari lainnya, bagi sebagian dari kita memang sering membenci hari Senin apalagi jika di hari libur (Minggu atau Sabtu hingga Minggu) kita menikmati dengan nyamannya, senyaman-nyamannya.

Sudah sering pula kita mendengar pernyataan  dari sesama umat maupun dari pendeta yang mengatakan bahwa : “Hidup di surga itu serba mengenakkan, kita tidak perlu bekerja lagi !”.

Bagaimana Alkitab menjawab hal seperti ini ?

Allah menciptakan manusia  sebagai mahluk sosial dan mahluk pekerja, mahluk yang berjuang untuk menghidupi dirinya dan keluarganya, mahluk yang bekerja untuk mendapatkan penghasilan dan penghargaan oleh karena itu manusia dikarunia Akal Budi dan kesempurnaan fisik..

Ternyata saat Adam dan Hawa menghuni taman Eden bukannya bersenang-senang dan bermalasan saja, tapi mereka diwajibkan mengelola taman itu, mereka diberi tanggung jawab untuk memelihara dan mengusahakan (meningkatkan) agar taman Eden itu menjadi lebih indah dan lebih bermanfaat lagi.

KEJADIAN 2 : 15

TUHAN Allah mengambil manusia itu dan menempatkannya dalam taman Eden untuk mengusahakan dan memelihara taman itu

Tuhan tidak pernah ingin menguasai pikiran dan kehendak manusia seturut dengan kehendakNYA, Tuhan menciptakan manusia dan memberi manusia kebebasan untuk memilih atau berkehendak, Tuhan tidak menciptakan robot robot tetapi manusia !! oleh karena banyak kehendak atau banyak kemauan atau banyak impian maka manusia manusiapun mulai mengembangkan kemampuan dan keahliannya sesuai dengan talentanya masing masing. Manusia saling melengkapi, saling bekerja sama, saling menghargai akan karya atau keahlian insan lainnya.

KELUARAN 35 : 35

Ia telah memenuhi mereka dengan keahlian, untuk membuat segala macam pekerjaan seorang tukang, pekerjaan seorang ahli, pekerjaan seorang yang membuat tenunan yang berwarna-warna dari kain ungu tua, kain ungu muda, kain kirmizi dan lenan halus, dan pekerjaan seorang tukang tenun, yakni sebagai pelaksana segala macam pekerjaan dan perancang segala sesuatu.

Siapa yang bekerja baik maka iapun mendapatkan upahnya (nilainya/ penghargaan), jika karya / pekerjaannya baik maka besarlah nilai yang didapatnya, dia layak mendapatkannya layak menikmati hasilnya, begitupun sebaliknya bagi seorang yang pemalas.

PENGKHOTBAH 2 : 24

Tak ada yang lebih baik bagi manusia dari pada makan dan minum dan bersenang-senang dalam jerih payahnya. Aku menyadari bahwa ini pun dari tangan Allah..

AMSAL 12:27

Orang malas tidak akan menangkap buruannya, tetapi orang rajin akan memperoleh harta yang berharga.

Tetapi sebagai mahluk Ciptaan dan mahluk sosial maka kitapun harus menyediakan waktu khusus buat melakukan penyembahan, pengucapan syukur kepada Tuhan Allah kita. Sebagai mahluk yang terbatas maka kitapun memerlukan waktu untuk beristirahat, sebagai mahluk sosial maka kitapun perlu membina hubungan dengan keluarga, kelompok atau masyarakat lainnya. Jangan kita diperbudak oleh pekerjaan sehingga melupakan tanggung jawab pembinaan kepada keluarga kita, hubungan dengan pencipta kita.

KELUARAN 34 : 21

Enam harilah lamanya engkau bekerja, tetapi pada hari yang ketujuh haruslah engkau berhenti, dan dalam musim membajak dan musim menuai haruslah engkau memelihara hari perhentian juga.

Manusia memerlukan kesehatan dan kesimbangan hidup, manusia pekerja haruslah dalam kondisi yang prima, untuk itu harus memanfaatkan waktu  beristirahat sebaik baiknya. Pola hidup dan pola makan yang tertata. Kenapa Tuhan hanya menetapkan atau meminta khusus 1 hari saja untuk beristirahat agar memuliakan namaNYA ? Tuhan tahu bahwa kita adalah mahluk sosial, kita hidup di bumi, kita berpijak dan berkarya di bumi, segala karya kita dilandasi oleh cerminan Kasihnya, karya kita adalah pujian bagi DIA, karya kita adalah bukti tanggung jawab kita pada Sang Pencipta.. Persoalan Surga hanya sedikit diulas di Alkitab yang banyak adalah persoalan & perjuangan hidup kita di bumi, karena kita ditugaskan menarik suasana surga agar melingkupi kehidupan kita dibumi,  Jadikanlah hidup lebih hidup lagi sama seperti Adam dan Hawa dipercaya untuk mengelola, merawat taman Eden. Jangan harap kita dapat mencapai surga kalau kita menjadi bagian dari orang orang neraka yang menerakakan bumi.

Kita adalah wakil-wakil / anak-anak Allah, jadi bekerjalah dengan baik dan bertanggung jawab, jangan berkompromi melakukan hal hal yang tidak baik seperti korupsi, mencelakakan orang lain, yang melanggar hukum dan Norma Agama. Jangan berbangga diri jadi Robinhood yang merampok orang kaya dan memberikan pada yang miskin. Karena cukup banyak dari kita yang melakukan hal yang senada dengan yang dilakukan oleh Robinhood, yaitu merampok uang negara dan membagikan hasil kurupsi itu ke panti asuhan hingga gereja.. Lucunya ada pendeta yang menerima hal itu bergembira dan tambah giat mendoakan agar orang itu diberi rejeki yang berkelimpahan (baca; mengkurop yang banyak lagi) !!.

Konsep Tuhan, manusia adalah manusia sosial, manusia pekerja, manusia yang berkarya, manusia yang berguna, manusia yang saling mengisi atau melengkapi, tidak ada sesuatu yang dihasilkan tanpa sebuah usaha ! karena Allah Sang Penciptapun tiada henti bekerja, Allah memberi teladan yang sempurna bagi ciptaanNYA

YOHANES 5 : 17

Tetapi Ia berkata kepada mereka: “Bapa-Ku bekerja sampai sekarang, maka Aku pun bekerja juga.”

Jadi apakah kita pantas mengucapkan : I Hate Monday ?

Apakah kita masih beranggapan bahwa kita akan hidup ongkang ongkang disurga kelak ? apakah kita berharap para malaekat Tuhan yang melayani dan menyuapi kita ?

Mari kita Songsong fajar Senin dengan puja dan puji kepada Tuhan.

GOD Bless YOU…